Fernando Torres Akan Hengkang dari Atletico Madrid

Fernando Torres mengatakan dia ingin meninggalkan Atletico Madrid, tapi apakah waktunya di klub masa kecilnya ini akan berakhir pada usianya yang ke-33? Inilah yang menjadi pertanyaan besar saat ini. Sebagaimana diketahui, Torres merupakan seorang pemain sepakbola professional yang populer di dunia dan ia memiliki nama yang besar di hadapan pemain lawannya.

Kehilangan Masa Jaya

Salah satu pemain terbesar klub, Torres menempati urutan keenam untuk penampilan sepanjang masa dan juga merupakan pencetak gol terbanyak keenam dengan 123 gol. Dia adalah produk dari akademi Atletico, menandatangani kontrak profesional pertamanya di klub saat berusia 15 tahun, membuat debut tim pertamanya saat berusia 17 tahun di bulan Mei 2001 dan mencetak gol pertamanya seminggu kemudian.

Dia yang berbicara dengan bahasa Atletico mengatakan; “Tidak ada yang kalah terhadap siapa pun jika Anda memberikan semua yang Anda miliki,” katanya pada musim panas lalu, saat dia juga menyatakan keinginannya untuk pensiun di klub di mana dia merasa “benar-benar bahagia”.Tapi akankah ada akhir yang bahagia?

Torres, 33 tahun, dicintai di Atletico karena sejarahnya bersama klub dan prestasinya. Namun, tidak ada yang bisa menyembunyikan fakta bahwa ia telah melewati masa jayanya. Dia hanya mampu mencetak 5 gol dalam 28 penampilan di semua kompetisi musim ini dan bahkan pendukung Atletico yang setia tidak dapat menyembunyikan rasa frustrasi mereka atas penampilannya.

Bahkan pelatih kepala Atletico, Diego Simeone, kini nampaknya kehilangan kesabaran.Dia memberi pendapat jika Torres sudah ‘tumpul’. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah dia akan berusaha menjaga Torres sekuat dia berusaha menjaga Antoine Griezmann. Dia mengatakan; “Bersikap adil pada diri sendiri, saya jelas bilang tidak. Saya bilang dengan jelas karena saya memikirkan tim. Artinya bagi Simeone tim lebih penting dari seorang pemain.

Nasib Torres yang Tak Menentu

Torres, yang berada di bawah kontrak sampai akhir musim, sebagian besar waktunya hanya menjadi cadangan bagi Atletico sejak kembali secara permanen dari Chelsea pada tahun 2015.Apalagi, sejak hadirnya Griezmann, Kevin Gameiro dan sekarang Diego Costa yang lebih disukai oleh Simeone. Dalam hal waktu bermain, ini adalah jumlah menit paling sedikit yang dia dapatkan dalam 10 musim bersama klub, tidak termasuk kampanye debutnya di 2000/01 saat ia bermain hanya empat pertandingan.

Namun meski tidak memiliki dampak, kolumnis Alfredo Relano menulis di surat kabar Spanyol AS bahwa dia menganggap komentar Simeone tentang Torres tidak layak dilakukan. Sewajarnya, Simeone tidak mengatakan secara jelas bahwa Torres sudah tumpul.Menurutnya, baik Simeone maupun Torres merupakan legenda judi bola klub yang seharusnya selalu bersama dan hati-hati.

Relano juga menyebutkan bahwa Simeone cemburu terhadap rasa cinta dan kasih sayang yang ditunjukkan fans kepada Torres, dan pakar sepak bola Spanyol Sky Sports Guillem Balague mengatakan bahwa Simeone memang memiliki perasaan itu. Guillem mengatakan;

“Mereka adalah dua simbol klub, dan bila itu terjadi (Torres dipecat), hampir tidak mungkin untuk menemukan sinergi di sana..”Mereka hampir memiliki hubungan yang sangat hati-hati.Ada pendapat bahwa Simeone cemburu dengan kenyataan bahwa ketika Torres kembali, dia memiliki 50.000 orang di tribun yang menyambutnya, yang jauh lebih banyak daripada jumlah yang menyambut Simeone kembali.”

Sehingga bisa dikatakan Torres memiliki nasib yang belum menentu hingga akhir musim ini. Bukan tidak mungkin jika pihak manajemen akhirnya mengambil keputusan untuk memecat Torres yang di beberapa musim terakhirnya tidak memberikan sumbangan yang besar bagi kesuksesan dan gelar tim. Namun, kabar ini masih terus berlangsung. Kita akan segera mengetahui kabar berikutnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *