Pedagang Blok G Bakal dipindahkan Sandiaga Uno ke Lahan Milik Koleganya

Sandiaga Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta, memastikan bahwa negosiasi penyewaan lahan yang bakal digunakan sementara untuk pedagang Agen Poker Online dari Blok G di Tanah Abang sudah mencapai tahap akhir. Lahan yang dimaksud berada di persis samping hotel Parmin, Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta. Dirinya menyebutkan bahwa lahan tersebut sudah lama menjadi incaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta karena lahannya cukup dan sangat dibutuhkan oleh pemerintah DKI Jakarta.

Nego Sudah Tahap Akhir

“Sudah mencapai tahap akhir negosiasi. Nanti kalau sudah deal, akan dibuat gedung semipermanen langsung,” ungkapnya saat ditemui kemarin, Kamis (24/1) di kawasan Balai Kota, tepatnya malam hari.

Lahan yang luasnya sekitar 3.000 meter persegi tersebut adalah milik Robby Sumampouw yang merupakan kawan lama dari Sandiaga Uno. Bangunan semipermanen yang dicanangkan itu disiapkan untuk upaya antisipasi renovasi bangunan Blok G yang mana menjadi bagian dari proyek transit oriented develpoment. PD Pasar Jaya selama 2 pekan terakhir pasalnya sudah mendesain gedung sementara yang mana bakal dihuni paling tidak 832 pedagang dari Blok G. Gedung sementara bakal dibuat dari baja ringan dan waktu untuk mengerjakannya juga tidak perlu memakan waktu yang lama.

“Tiga bulan cukuplah ya untuk bangunan itu. Kalau untuk estimasi anggaran kami ya target kurang lebih Rp. 20 milyar,” imbuhnya.

Kawasan Blok G yang pasalnya dibangun dan juga diresmikan penggunaannya pada era Gubernur Joko Widodo untuk bisa menampung pedagang kakimlima dalam penataan kawasan Tanah Abang itu kini tengah menjadi sorotan. Operator pembangunan light rail transit atau LRT yakni PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sekarang ini sedang merancang ulang pembangunan dari light rail transit fase II dari yang pertamanya melayani rute Velodromo (Rawamangun)-Dukuh Atas, ditambah dengan Velodrome-Tanah Abang.

Bulan lalu, Satya Heragandhi, Direktur Utama PT Jakpro, mengatakan bahwa Blok G Pasar Tanah Abang merupakan titik yang sangat tepat untuk dijadikan stasiun moda transportasi berbasis rel itu. Satya juga menegaskan bahwa ide supaya stasiun LRT berhenti di Tanah Abang merupakan ide dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Tugas untuk bisa mendesain ulang fase II ini dan juga perhitungan ulang biaya adalah instruksi dari Anies juga.

“Kami ada PR (pekerjaan rumah) untuk melengkapi kajian di site agar tadinya Cuma sampai Dukuh Atas bisa sampai ke Tanah Abang,” ungkap Satya di Balai Kota pda tanggal 9 Desember 2017 silam. Rute Velodrome-Dukuh Atas ditaksir bisa mencapai 17 KM. Penambahan rute dari Dukuh Atas sampai ke Tanah Abang memerlukan pembangunan 2 atau bahkan sampai 3 stasiun dengan panjang jalan kira-kira 2,6 sampai dengan 2,8 km.

Anggaran Pembangunan TPS Jumlahnya WOW

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa anggaran untuk biaya pembangunan TPS (Tempat Penampungan Sementara) untuk para pedagang Blok G Tanah Abang mencapai Rp. 20 milyar. Sandi mengatakan bahwa pemindahan sementara pedagang-pedagang Blok G adalah langkah awal dari proses renovasi pasar yang mana mulai sepi pembeli itu.

“Kami bakal merelokasi teman-teman ke lahan yang mana berada di dekat Hotel Pharmin. Kami sedang negosiasi, mudah-mudahan saja bisa ya,” ujarnya sebelum akhirnya negosiasi akhinya sudah disepakati. Progres penyewaan lahan tersebut sudah mencapai 90 persen seperti yang disampaikan oleh Arief Nasrudin, Direktur PD Pasar Jaya. Dan penentuan harga sewa lahan bakal dilakukan melalui KJPP (Kantor Jasa Penilai Publik).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *